Pintu Rumahku

Aku bersyukur memiliki rumah dengan pintu seperti ini. Pintu yang tidak akan terbuka jika tidak ada yang mengetuk. Pintu yang tidak akan dimasuki jika tidak kuberi kunci. Pintu yang tidak akan ditinggali jika sang tamu tidak mengucapkan salam baik-baik beserta izin untuk tinggal.

Aku bersyukur memiliki rumah dengan pintu seperti ini. Tidak bisa kubukakan pintu ini, entah sampai kapan, benar-benar tidak bisa. Kukira telah kukunci bahkan kugembok rapat, tapi untunglah kuncinya masih berguna dan belum berkarat. Jika tidak ada yang berusaha membukanya, pintu ini tidak akan terbuka. Jika tidak ada yang berusaha meminta izin untuk tinggal di dalamnya, pintu ini pun tidak akan terbuka.

Aku bersyukur memiliki rumah dengan pintu seperti ini. Tetaplah tertutup, karena aku khawatir suatu saat pintu ini akan terbuka untuk yang sekadar singgah.


Mengapa Aku Tidak MeninggalkanMu?

Bertahan atau tidak terhadap sesuatu yang diyakini oleh hati, itu pilihan.

Termasuk meninggalkanMu atau tidak, itu juga pilihan.

Aku tidak berada di dunia yang semuanya mempertahankan Kamu. Aku berada di dunia yang sebagiannya memilih untuk meninggalkanMu. Tidak usah jauh-jauh berpikir, teman-teman dekatku, orang yang aku kenal, orang yang aku tahu, beberapa dari mereka sudah memilih untuk pergi dariMu.

Kadangkala ada rasa  resah dalam diriku, mengapa mereka memilih untuk meninggalkanMu? Ada apa denganMu? Apa yang membuat mereka ragu kepadaMu?

Mungkin,

mereka ragu akan apa yang Kamu janjikan.

Mungkin,

mereka ragu dengan alasan dari apa yang Kamu perintahkan.

Mungkin,

mereka ragu meninggalkan kebahagiaan sesaat yang Kamu larang.

Dan aku? Mengapa aku memilih untuk tidak meninggalkanMu?

Apakah aku sepenuhnya yakin kalau semua yang Kautuliskan tanpa perlihatkan itu ada?

Tidak juga. Terkadang, rasa ragu itu bisa saja muncul.

Tapi… ada satu hal yang membuatku tidak meninggalkanMu.

Anehnya, mungkin inilah yang disebut cinta. Atau rasa terima kasih yang klasik karena telah meniupkan ruh pada ragaku dan membuatku hidup. Atau rasa terima kasih yang klasik karena aku bisa merasakan sedih juga bahagia. Atau rasa terima kasih yang klasik karena aku bisa merasakan orang lain yang mencinta. Atau rasa terima kasih yang klasik karena aku bisa merasakan lapar dan kenyang. Atau rasa terima kasih yang klasik karena aku punya dubur untuk membuang kotoran di perutku.

Dan itu semua dari Kamu.

Wajar dong kalau aku mencintai Kamu?

Wajar dong kalau aku enggan meninggalkan Kamu?

Wajar dong kalau aku turuti perintah Kamu dan berusaha menjauhi apa yang Kamu larang?

Wajar dong kalau aku mau Kamu lebih mencintai aku?

Lalu, yang aku ingin tanyakan juga adalah,

wajarkah kalau mereka meninggalkan Kamu?


Yuk dilirik, ada produk kece karya  mahasiswa Fikom Unpad

FUTION PROJECT :
Pre order T-Shirt Unpad and Fikom till 27 july 2014.
IDR : 80k. Long Sleeve : 85k. Bahan : 24s Combed.
SMS (order only) : 081295465450 (Razny)
dengan format:
NAMA_KODE KAOS_UKURAN_PANJANG/PENDEK_JUMLAH
Ask for further information:
Facebook: Fution Project
Twitter: @futionproject
Don’t think, your time is now!


“Kebanyakan orang Indonesia menginginkan perubahan, tetapi sebagian besar dari mereka tidak siap melakukan kerja keras untuk mencapai perubahan itu.” Gerry Fairus Irsan

“Just because someone is perfect, doesn’t mean they’re perfect for you.” (via kuntawiaji)

How I Met Those Orgil

Banyak orang takut sama orang gila. Terutama cewek. Tapi saya nggak. Kenapa? Nanti saya ceritain alesannya.

Kenapa cewek takut sama orang gila? Pertama, mungkin takut dikejar. Bayangkan, lucu juga dikejar orang yang otaknya nggak waras. Sang orgil pasti tidak bermaksud mengejar orang yang dikejar. Dalam bayangan orgil itu bisa aja dia lagi ngejar mantan pacarnya yang mati mendadak, suaminya yang selingkuh, atau siapapun yang menjadi salah satu penyebab otaknya menjadi nggak waras.

Dan saya nggak (terlalu) takut sama orang gila. Alesannya adalah, waktu saya masih tinggal di rumah mendiang Kakek-Nenek di Soklat, saya tetanggaan sama keluarga orang gila. Keluarga orang gila? Oke, sebenernya ini agak nggak etis nyebut keluarga itu sebagai keluarga orang gila. Kita sebut saja keluarga kurang bisa mikir (kubir).

Read More


14th June 2014. Vacationland, Festival Budaya Unpad 2014. Let’s travel across the culture! #college #friends #vacationland #chinese #indian #korean #sundanese #egyptian


I Think, …. is Ugly

Again, i wrote on this tumbleblog. Actually today is the last day of my internet connection. I don’t wanna take another 30 days because i don’t know when my-last-day-in-Jatinangor-before-holiday is.

There’s something tickle my mind. One day when i hang out with my best friends, we told so many story of our life. We told everything; happiness, sadness, illness, and so on. We also stalk someone’s instagram, path, blog, and twitter. Someone? I think there weren’t only one. They were their ex, my ex, their crush, my crush, their idol, my idol, and whoever which made us fun to stalk. One of my best friend’s ex, has a new gf. We call it a-new-not-good-looking-gf. And… we were dissapointed.

Why is she so ungood looking?

Why does he wanna be with her?

That… super silly… question.

Then i explained to them, there’s something attractive in her, maybe. Something that we can’t look from the cover.

So what is beautiful? What is good looking? How can someone think that someone looks good? From what? What is the point of good looking?

"I think i’m ugly and nobody wants to love me. Just like her, i wanna be pretty." - 2NE1, Ugly

Do you ever feel… something silly like that? Why?

And then… i forget it. I forget about that tickling feelings for a while, until one of my classmates told me a quotation for his own t-shirt design. I can easily remember his words. Yeah, i’m a person who can easily remember what-i-wrote-with-pen and someone’s-unique-quotes-or-words. That’s why i should pay more attention to the teacher who explained something in front of the class. It makes me easy to remember.

"Don’t bring any monkey". It was the quote.

When i ask about the meaning, he said that it was only a joke. Nowadays, there are many pretty girl who hang out with an ugly boyfriend.

Again, i hear the word of “ugly”. Again, i asked to myself, what makes someone ugly?

Everybody -whether they’re good looking or not- is possible to be in love. Love is everyone’s. What makes someone forbid to fall in love? Everyone has one little cute thing that makes someone heart’s fall. Everyone has a tender side that can makes someone love him/her.

So… what makes someone ugly, feel that he/she is ugly, feel that someone is ugly? Whatever… he/she will be the most beautiful or handsome person in the world for his partner, right?


Page 1 of 57
Design by Craig Snedeker